Keperjakaanku Direnggut Oleh Tante Mawar

Panggil saja saya paijo, umur saya baru 17 tahun. Saya akan bercerita pengalaman pertama ngentot dengan tetangga saya dan kisah ini aku alami kira-kira 1 minggu lalu.

Pagi hari yang cukup cerah untuk memanjakan lidah dengan secangkir capucinoo hangat di warung depan rumah, sambil bercengkrama dengan orang-orang yang sedang menceritakan tentang mawar tetangga depan rumah. Orang-orang mengatakan kalau mawar sering pulang larut malam, dan sering diantar pemuda tampan. Saya hanya menjadi pendengar setia saja, karena saya tak suka nge-gosip. Setelah 1 gelas capucino habis dan tak terasa waktu sudah hampir sore lalu saya pulang dan mengerjakan tugas sehari-hari yaitu beres-beres rumah.
Ke-esokan harinya pada hari minggu pagi, saya berniat untuk bangun pagi dan jogging keliling kampung. Dan sayapun melewati rumah mawar, tanpa diduga mawar menyapa saya menyapa dan bertanya kepada saya “dik bisa benahin listrik” lalu saya pun cuma menganggukan kepala saya. Pada saat itu juga mawar mempersilahkan saya masuk kerumahnya, mawah memakai daster tipis warna putih dengan corak bunga. Tapi saya cuek saja karena saya belum punya fikiran untuk melakukan itu. Lalu saya diajaknya ke dapur untuk memperbaiki lampu yang rusak karena konslet, 5 menit kemudian saya selesai memperbaikinya dan saya dipersilahkan untuk duduk-duduk di sofa ruang tamu. Dan mawar bertanya “yang rusak apanya dik?” lalu saya menjawab “cuma saklarnya saja kok mbak”. Kata orang di kampung, saya dikenal sebagai anak yang ramah, jadi sayapun mengajak mawar ngobrol. Saya bertanya “kok sepi, memang suami mbak belum pulang dari merantau?” mawar pun menjawab “ya mas belum pulang, jadi saya selalu kesepian tiap malam” saya pun menyahut perkataan itu “kesepian gimana maksudnya mbak” kata mawar “masa adik nggak tau maksud mawar sih, mawar lama enggak ngentot mas” sayapun terdiam “kenapa dik” kata mawar, “nggak mbak, nggak apa apa” sahut saya dengan nada terbata bata.
Lalu mawar mencoba mendekati saya dan berbisik dengan halus “adik bisa bantuin saya nggak” “apa mbak?” sahut saya,, “adik puasin mbak ya,mbak pengen ngentot nih” lalu saya pun hanya terdiam mendengar kata-kata itu. Tanpa rasa malu mawar memegang tangan saya dan dia letakan di paha mawar yang cukup mulus dan di gesek-gesekan dan mawar berkata “adik suka nggak” , saya sempat menolak dan berkata “saya takut mbak, saya belum pernah” dengan wajah berbinar-binar mawar tersenyum dan berkata “berarti masih perjaka donk” , “iya” sahut saya dengan singkat.

Bersambung…

Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s